twitter
Jln. Raya Jemursari 244. Surabaya.
Info: 081234506326 - 081233752227.
PIN BB: 53B4EFD8 - 2A1CE131

Pages

Selasa, 29 Desember 2015

Akademi Pariwisata Majapahit – Studi Tour Thailand (Part. 1)

Mengenal Wisata Bangkok & Pattaya Lebih Dekat
   

Pusat kota nan gemerlap, atraksi budaya yang eksotik, serta lingkungan yang nyaman, menjadikan Thailand tujuan wisata yang sangat istimewa dan mengesankan untuk dikenal.
 Rombongan mahasiswa Akademi Pariwisata Majapahit khususnya D3 Perhotelan dan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) beruntung mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan 4 hari 3 malam ke Thailand. Program perjalanan ke Bangkok - Pattaya ini dirancang untuk memberi pengalaman mengenal seluk-beluk pariwisata Thailand bagi mahasiswa/i dan kependidikan di lingkungan Akademi Pariwisata Majapahit. Bagaimana keseruannya?

  

Perjalanan wisata dimulai dari ibu kota Thailand, Bangkok menyajikan variasi wisata yang mengasyikan. Di hari pertama kita dapat menjelajahi Asiatique The River Front yakni pasar malam yang terkenal semarak ini. Disini terdapat bermacam restaurant dan juga aneka souvenir. Wah, pastinya ini awal wisata belanja yang seru hingga tak terasa jam menunjukan pukul 8 malam dan team Akpar Majapahit istirahat menginap dihotel bintang 4 di Bangkok. Rasa penat seharian dalam perjalanan terbayarkan oleh suasana kamar hotel yang nyaman. Hmm…!!!



Tempat wisata Thailand tak kalah menarik jika dibandingkan dengan tempat wisata di negara Asia lainnya. Di hari kedua tour ke kuil Wat Arun mengarungi sungai Chaophraya, kemudian mengunjungi Golden Buddha Temple dan DS Leather Shop.
Dengan menaiki kapal feri dari dermaga Thai Tian, keseruan mengarungi sungai Chaophraya makin terasa. Di tengah-tengah perjalanan menuju kuil wat arun diselingi dengan aktivitas memberi makan ikan-ikan dewa (disini ikan dipercaya sebagai ikan dewa jadi dilarang untuk dimakan).  
Setibanya di Wat Arun, terlihat jelas kilauan kuil yang setelah didekati berasal dari pecahan-pecahan cermin yang menempel di seluruh bangunan Wat Arun. Namun karena dalam status pemugaran, kita tidak leluasa untuk menjelajah. Wow, kuil-kuil ini sangat menakjubkan, keindahan arsitektur dan pengerjaannya yang halus menyatakan statusnya sebagai kuil yang paling bagus dan indah di Thailand. Hal menarik selain kuil di Wat Arun yaitu mengunjungi Golden Budha Temple dan DS Leather shop, area berbelanja cinderamata yang semuanya menunjukan khas Thailand.

Perlu diketahui bahwa tempat wisata di Bangkok akan lebih banyak menyuguhkan pemandangan kuil dengan arsitektur yang mengagumkan. Disini begitu mudah menemukan berbagai patung Buddha yang mengundang decak kagum, sayang jika dilewatkan, melihat keindahan patung Budha berwarna emas yang terbesar di dunia (T. 109 m & L. 70 m) ini pastinya akan lebih afdol sambil berfoto-foto.

Selanjutnya explorasi di Pattaya. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Honey Bee Product. Sebagai wisata edukasi, disini dijelaskan proses terbentuknya madu, yang berlanjut mengenai produk-produk yang bisa dihasilkan lebah (tawon) diantaranya ada susu lebah dan madu. Dari penjelasannya bisa diketahui jika sebenarnya lebah selain menghasilkan madu bisa menghasilkan susu lebah yang manfaatnya justru lebih besar daripada madu itu sendiri. Setelah selesai penjelasannya rombongan Akpar Majapahit dibawa ke satu ruang penjualan produk yang semuanya berbasis madu.

Puas belajar tentang madu, selanjutnya menuju Art in Paradise 3D (3 Dimensi). Keren, saat memasuki tempat ini tampak lukisan-lukisan dengan efek 3 dimensi. Yang pasti tempat ini cukup seru untuk berfoto-foto, seperti ada gambar sayap malaikat, sampul majalah vogue, time, dan lebih seru lagi ada lukisan Telenje yang merupakan zona berbahaya buat anak-anak. Pokoknya banyak deh spot-spot menarik disini, jadi siapin banyak gaya dulu sebelum masuk disini.


Saatnya memanjakan mata ke wisata pantai pattaya yang menjadi salah satu ikon pariwisata Thailand. Destinasi pantai Pattaya yang sekilas sangat mirip dengan pantai Kuta. Tampak dengan jelas hamparan pasir putih disepanjang disertai hiruk pikuknya kehidupan pantai pataya.
Sambil menikmati makan malam di Bann Sukhawadee, rasakan keindahan alam dan seni arsitektur dari bangunan resto yang megah ini. Tampak berderet-deret kursi dan meja diatur rapi seperti pesta perkawinan di hotel berbintang, ada panggung, life show yang menampilkan artis-artis lipsing dengan busana yang gemerlap, acara dinner ini bak perjamuan makan raja. Puas makan hingga kenyang, tibalah waktu untuk istirahat dan menginap di hotel pattaya Noppakao.


Apa saja wisata di Thailand selanjutnya? Berikut ini beberapa tempat wisata yang dikunjungi di hari ketiga. Wisata yang dikunjungi Gems Gallery (World’s Biggest Jewelry Store), lalu menuju NongNooch Village (menyaksikan pertunjukan tradisional Thai Dancing & Elephant Show), Lasser Buddha, Silver Lake Grape Farm.
Bagi pecinta perhiasan batu permata, Gems Gallery adalah tempatnya. Petualang produk perhiasan batu permata pun segera dimulai dengan mengenal bagaimana proses pembuatan dan jenis batu permata seperti ruby, sapphire, topaz, dan masih banyak lagi. Wow, cantik-cantik sekali desain dan pasti harga perhiasannya cukup mahal sekali..!

Tempat wisata bersantap selanjutnya adalah di Nong Nooch Village untuk makan siang dan menyaksikan pertunjukan budaya Thailand, seperti atraksi gajah. Sebuah panggung pertunjukan, didesain sedemikian mewah dengan menyuguhkan tontonan performer yang menggunakan pakaian tradisional Thailand dan hewan yang ikut terlibat di dalam panggung, salah satu yang menyedot perhatian adalah gajah. Pertunjukan ini mampu menampung penonton banyak orang dalam sekali pementasan acara.
Bagi yang suka wisata belanja, inilah salah satu destinasi belanja di Bangkok yang digemari masyarakat di sana. Dried Food shop & Mah Boon Krong (MBK) mall, tempat wisata belanja Bangkok yang satu ini adalah sebuah mall dengan penjualan beragam barang sebagai oleh-oleh. Suasana di mall ini adalah sebuah hal yang menyenangkan dalam perjalanan wisata di Bangkok.

Menikmati suasana malam di Bangkok, saatnya singgah untuk makan malam di Nopparat Restaurant yang menyajikan makanan secara buffet dengan citarasa khas Thailand tetapi bisa diterima oleh lidah Indonesia. Jika masih ingin berpetualang menikmati wisata belanja malam di Bangkok, cobalah bertandang ke Khaosan Road Walking Street (pasar malam),  terdapat kios-kios yang menawarkan berbagai macam barang, mulai dari pakaian, aksesoris fashion, hingga makanan dari serangga yang cukup unik. Begitu sudah lelah saatnya istirahat di hotel penginapan yang cukup nyaman.

Ada banyak yang bisa dicontoh dan belajar dari Thailand yang sangat sadar wisata. Di hari keempat, route terakhir yang dikunjungi adalah wisata belanja di Thai Chocolate House dan shopping Platinum Mall. Tempat ini adalah surga wisata belanja di Bangkok. Harga barang yang murah, variasi pakaian yang berlimpah, adalah sejumlah alasan yang membuat banyak wisatawan betah berlama-lama di tempat wisata Bangkok yang satu ini.


Demikian catatan singkat yang dapat diceritakan terkait perjalanan wisata ke Pattaya dan Bangkok selama 4 hari 3 malam. Semoga pengalaman yang didapat selama perjalanan dapat membuka wawasan pariwisata serta menginspirasi mahasiswa/i Akpar Majapahit dalam pengelolaan destinasi-destinasi wisata. *Upi


Kampus Akademi Pariwisata Majapahit
Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
Fax. (031) 8432050
www.majapahit.org / www.matoa.info


Tidak ada komentar:

Posting Komentar