twitter
Jln. Raya Jemursari 244. Surabaya.
Info: 081234506326 - 081233752227.
PIN BB: 53B4EFD8 - 2A1CE131

Pages

Kamis, 03 Desember 2015

Akademi Pariwisata Majapahit - World Of Cuisines

“Kenalkan Makanan Dari Belanda Korea

Seperti yang kita ketahui bahwa kuliner merupakan salah satu warisan budaya didalam suatu daerah, wilayah bahkan negara. Lewat World of Cuisines yang dihadirkan oleh kampus Akademi Pariwisata Majapahit dan Tristar Institute (BSD, Batu & Kaliwaron) ini memberikan wawasan bagi pecinta kuliner khususnya mahasiswa/i untuk lebih mengenal dan  mengexplore masakan, budaya dan tata cara makan dari negeri sendiri (Indonesia) maupun mancanegara.
Tidak bisa dipungkiri hampir setiap negara memiliki keunikan-keunikan tersendiri, mulai dari bahasa, pakaian adat, kebiasaan, budaya dan tentu saja kuliner. Sebagai implikasi terhadap pendidikan, di Akademi Pariwisata Majapahit dan Tristar Institute (BSD, Batu dan Kaliwaron) juga mengenalkan budaya bangsa lewat beragam kuliner yang dikemas dalam World Of Cuisines.

Seperti yang disampaikan oleh Ir. Juwono Saroso MM, selaku owner Akademi Pariwisata Majapahit dan Tristar Institute, dengan adanya World of Cuisines ini kita (terutama mahasiswa Akpar Majapahit & Tristar Institute) bisa mengenal budaya, cara memasak, tatacara menghidangkan & makanan khas mancanegara. Sehingga jika kita dapat mengemasnya dengan baik,
Mengusung pokok bahasan ‘World of Cuisines’, para dosen dan beberapa mahasiswa/i menampilkan karya-karya apiknya yang dituangkan untuk budaya Korea dan Belanda. Pastinya ini sangat mengasyikan, sehingga akan membuat mahasiswa/i lebih senang dalam belajar, kreatif dan inovatif.  Selain belajar budaya Indonesia, dengan World of Cuisines ini membuat mahasiswa kita lebih mengenal budaya mancanegara (khususnya dibidang food tourism). Lantas World of Cuisines dari Negara mana saja yang bisa dipetik idenya :

Klederdracht & Bitterballen Dalam Budaya Belanda

Beda Negara tentu beda budaya, pakaian tradisional dan kulinernya. Apa yang pertama kali terpikir ketika mendengar nama negara Belanda? Ya, tentu saja kincir angin dan bunga tulip yang terkenal di sana. Namun, tak hanya wawasan sejarah serta budaya yang amat menarik untuk dipelajari dari Belanda, kulinernya pun menggiurkan dan wajib untuk dicoba.
Dengan mengenakan pakaian khas Belanda yang dinamakan “Klederdracht” dan topi yang njekither, Chef Arwati dan Chef Ita dari dosen pastry, menuturkan makanan khas Belanda yang wajib Untuk Dicoba, salah satunya adalah Bitterballen yang memiliki citarasa gurih dan kaya rempah.

Bitterballen, sekilas mengingatkan kita pada kue khas Indonesia, kroket. Rasanya pun tak begitu jauh berbeda. Meski demikian karena menggunakan bahan dasar cheese (keju), rasa bitterballen jauh lebih gurih dibandingkan kroket. Begitu pun yang isian ayam hampir-hampir tidak terasa karena telah bercampur dengan kentang dalam bentuk rogout. Sementara kroket biasanya hanya menggunakan tepung sementara irisan ayam sebagai isian juga masih terasa karena tidak dicincang halus.


Hanbok & Bungeoppang Dalam Budaya Korea
Dikemas dalam rangkaian “World Of Cuisines”, budaya dari Negeri ginseng ternyata mempunyai banyak hal unik dan menarik yang patut diketahui. Beberapa tahun terakhir demam Korea yang sudah mewabah di Indonesia membuat kita menjadi familiar dengan “Hanbok” (pakaian khas Korea Selatan) dan kulinernya

Dengan menggunakan pakaian tradisional Korea yang bernama Hanbok (‘Han’ berarti Negara Kita dan ‘bok’ berarti pakaian) berwarna cerah dan tidak memiliki saku, beberapa dosen (Chef Vivi, Chef Jiu, Chef Della, Chef Nadia dan Chef Lily) ini tampak begitu anggunnya.

“Di World Of Cuisines ini, kita menampilkan untuk budaya Korea. Jadi selain pakaian, kita juga membuat kue yang lagi trend dari Korea yaitu Bungeoppang” ungkap Chef Vivi.
Bagi yang suka nonton drama Korea atau hobi cari-cari makanan unik, bungeoppang tentu bukan hal asing lagi. Ya, Bungeoppang adalah kue khas Korea, yang berbentuk ikan. Dengan bentuk ikan kecil membuat kue Bungeoppang tampak begitu unik. Kue  Bungeoppang merupakan makanan ringan musim dingin terpopuler di negara Korea yang biasa dijajakan dipinggir jalan.
Bungeoppang memiliki berbagai macam isian seperti kacang merah, ubi manis, chestnut, coklat dan masih banyak lagi. Untuk pembuatan kue lezat ini, hampir mirip dengan membuat waffle yakni menggunakan cetakan khusus berbentuk ikan. Meskipun berbentuk ikan, Bungeoppang tidak memiliki rasa atau mengandung bahan ikan. Di Korea, kue ini dianggap membawa keberuntungan bagi yang memakannya.



Ya, tak perlu jauh-jauh lagi berkunjung ke Negeri Gingseng ataupun Negeri Kincir Angin untuk belajar di dunia kuliner. Di kampus Akpar Majapahit & Tristar Institute menyediakan fasilitas untuk belajar beragam kuliner mancanegara. *Upi



Kampus Akademi Pariwisata Majapahit
Kampus Mojokerto || Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar || Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
Fax. (031) 8432050



Tidak ada komentar:

Posting Komentar