twitter
Jln. Raya Jemursari 244. Surabaya.
Info: 081234506326 - 081233752227.
PIN BB: 53B4EFD8 - 2A1CE131

Pages

Senin, 05 September 2016

Kursus Tristar - Kue Tradisional

Bawa Sajian Kursus “Kue Tradisional & Kue Soes” ke Bima


Ketertarikan masyarakat akan jajan pasar atau kue tradisional sebagai warisan kuliner nusantara sudah memiliki pasar yang luar biasa besarnya. Meski keberadaanya lebih banyak beredar di pasar namun bukan berarti usaha kue tradisional tidak memiliki prospek alias tidak menguntungkan. Seperti inilah gambaran 2 (dua) wanita bersaudara yang penasaran ingin bisa membuat beberapa jenis kue tradisional untuk usahanya di kota Bima, Nusa Tenggara Barat.


Bertempat di graha Tristar yang berada dijalan raya Jemursari 234 Surabaya, selain digunakan sebagai tempat perkuliahan juga menjadi sarana kursus. Berbagai kursus banyak ditawarkan disini, seperti yang tampak pada siang kali ini sedang berlangsung kursus kue tradisional.
Dipandu oleh Chef Renny Savitri, ada 4 (empat) macam kue tradisional yang menarik perhatian 2 bersaudara ini yaitu Onde-onde, Risoles, Bika Ambon dan Carabikang. Bagi Hj Rahma dan Nuning, belajar kursus kue tradisional bukanlah hal baru. Walaupun kursus ini bukan pertama kalinya diikuti, kali ini Hj Rahma dan Nuning yang datang jauh-jauh dari Bima begitu penasarannya untuk menekuni cara membuat kue tradisional yang konon gampang-gampang susah.

Nuning mengaku sangat tertarik mengikuti kursus kue tradisional ini untuk menambah referensi usaha kue tradisional yang sudah dibukanya di Bima. Selain kue tradisional yang menjadi incaran, kedua sauadara ini juga penasaran dengan cara membuat adonan kue soes yang mengembang cantik. Hj Rahma dan Nuning menyukai kursus kue tradisional karena rasanya yang eksotis dan bisa diterima dilidah semua masyarakat. Kue tradisional adalah satu satunya kue yang bertahan sejak jaman dahulu kala sampai sekarang.

“Di Bima, usaha kue yang saya buka selain menyuguhkan kue-kue khas Bima seperti bingka, saya juga coba memberikan pilihan kue-kue traditional yang cukup populer ini” ungkap Nining.
Chef Renny Savitri yang juga dosen pastry di Tristar Institute, dalam kursusan ini, tidak membedakan metode yang digunakan dalam perkuliahan, peserta kursus-pun diajarkan dengan sistem praktik secara langsung. Proses kursus dimulai dengan pengenalan bahan dan penjelasan mengenai jenis kue yang akan diolah. Setelah bahan selesai dipersiapkan, aksi mempraktikkan satu persatu kue tradisional bersama Chef Renny sangat menarik untuk diikuti.
“Dengan sistem seperti ini, akan lebih memudahkan peserta untuk cepat bisa. Terlebih untuk kue tradisional yang gampang-gampang susah pembuatannya, karena kue tradisional ini identik dengan ketelatenan.”ujar Chef Renny di sela-sela mengajar.
Ditambahkan oleh Chef Renny, yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kue tradisional seperti carabikang dan bika Ambon adalah perapiannya tidak boleh terlalu besar agar hasilnya tidak kering dan serat-seratnya bagus. Begitu juga dalam pembuatan onde-onde, agar hasil kulitnya tidak terlalu keras, bisa ditambahkan kentang, pungkas Chef Renny.

Setelah semua kue tradisional dan kue soes dipraktikkan, para peserta bisa langsung mencicipi dan membawa pulang ke Bima hasil kue yang sudah dipraktikkan. Peserta pun mengaku sangat puas mengikuti jalannya kursus ini, karena selain menambah pengetahuan, suasana kursus yang menyenangkan serta dipandu oleh pengajar yang ahli di bidangnya. Mau seperti mereka? Datang dan tanyakan program-program kursus lainnya di graha Tristar Surabaya. *Upi


Kursus Tristar Jemursari
Surabaya || Jln. Raya Jemursari 234 & 244.
Telp: 031- 8480821-22.
031-8433224-25.
Simpati: 0813 3200 3300.
Satelindo: 085731804143
XL: 0817321024.
PIN BB: 2B4E0E95

Tidak ada komentar:

Posting Komentar